Friday, June 12, 2020

Apa itu ASP, ASP.net, PHP, dan JSP??


PRAKTIK TEKNOLOGI INTERNET


Nama   :  Untari Safitri Hidayati
Kelas   : 2 MIA
NIM   : 061940830330
Dosen Pembimbing  : Ahmad Zarkasih. S.kom.,M.kom



POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA
TAHUN AJARAN 2019/2020



ASP (Active Server Page)
Sebelum mulai menggunakan, kita perlu mengetahui dasar-dasar Active Server Pages (ASP). ASP merupakan teknologi yang dikembangkan oleh Microsoft, diluncurkan sekitar tahun 1996. ASP adalah tekonolgi server-side scripting, yang berarti segala proses programnya dilakukan di server sebelum dikirim ke client. Server-side scripting ini merupakan kebalikan dari client-side scripting, yang seluruh proses programnya dilakukan di client, contohnya JavaScript. Karena seluruh prosesnya berada di server, maka client akan menerima hasil dalam bentuk HTML biasa. Berbeda dengan client-side scripting, dimana client juga menerima script. Jelas server-side scripting ini lebih aman dan lebih bebas untuk dikembangkan.
Yang biasanya kita katakan sebagai halaman ASP, sebenarnya terdiri dari 3 bagian.
·         ASP objects. Sebenarnya, yang dinamakan ASP adalah object, atau lebih tepat Component Object Model (COM), bukan bahasa pemrograman yang sering kita lihat. ASP dikembangkan diatas dasar ISAPI. ASP hanya terdiri dari 6 object yang sangat sederhana, tetapi karena digabungkan dengan struktur teknologi Microsoft lainnya, object ini menjadi sangat berguna. Keenam object tersebut adalah Application, Session, Response, Request, Server, dan ObjectContext.
·         Bahasa Scripting. Dalam bahasa scripting inilah object-object ASP dimanipulasi sesuai dengan yang kita kehendaki. Bahasa scripting yang diberikan oleh Microsoft adalah VBScript dan JScript. Keduanya dapat dipakai untuk menulis script ASP. Perbedaan antara dua bahasa tersebut hanyalah masalah selera. Standarnya adalah VBScript, dan bahasa ini yang paling banyak dipakai oleh developer ASP di seluruh dunia. ASPIndonesia.net juga memakai bahasa dalam artikel-artikel yang ada. Ada pihak ketiga yang kini mengembangkan PerlScript, favorit dari mereka yang berpengalaman di Unix.
·         ActiveX Server Component. Object ASP hanyalah perekat antara halaman HTML dengan program yang berada di server. Bahasa scripting hanya digunakan untuk membuat alur logika yang diperlukan. Untuk masalah akses ke database, akses ke program lain, dan sebagainya, maka diperlukanlah ActiveX Server Component. ActiveX Server Component ini sering dipakai dalam halaman ASP seperti ini : Set oConn = Server.CreateObject("ADODB.Connection")
Perintah diatas membuat server memanggil ActiveX Server Component yang bersangkutan. ActiveX Server Component ini dapat dibuat dengan banyak bahsa pemrograman, contohnya Visual Basic, Visual C++, Delphi, Java, dll.
Dengan adanya ketiga bagian diatas, sebuah halaman ASP bisa menjalankan program-program yang sangat rumit di server. Inilah yang menjadi keunggulan ASP yang terutama. Biasanya kita sering melakukan akses database dengan ADODB, mengirim e-mail dengan CDONTS, tetapi ASP juga bisa melakukan hal lain yang jauh lebih rumit dengan komponen yang kita buat sendiri. Semuanya ini didasarkan dari teknologi Component Object Model (COM).
Dengan adanya teknologi ASP ini dalam halaman web dapat diisikan HTML tag, ASP script, panggilan ke komponen di server. Kombinasi ini menghasilkan aplikasi web yang canggih.


ASP.net (Active Server Page NET)
ASP hosting masi sangat awam di Indonesia dan orang masi jarang menggunakan bahasa pemograman ini. Sebenarnya apakah ASP.NET itu? Apa keunggulan memakai ASP? Di artikel ini saya akan memberikan penjelasan apa itu ASP.NET dan keunggulan memakai ASP.NET
ASP.NET singkatan dari Active Server Pages NET. Bahasa pemograman ini dikembangkan oleh Microsoft. ASP.NET digunakan untuk membuat halaman web yang merupakan bagian integral dari Microsoft .NET framework. Sebagai anggota dari .NET, ASP.NET adalah tool yang sangat berguna bagi programmer yang memudahkan programmer untuk membuat website yang dinamis yang disertai dengan bahasa VB dan C#.
ASP.NET tidakhanya terbatas pada bahasa script, tetapi memungkinkan Anda untuk menggunakan bahasa NET seperti C #, J #, VB, dll. Hal ini memungkinkan developer untuk membangun aplikasi yang sangat menarik dengan memanfaatkan Visual Studio., Alat pengembangan yang disediakan oleh Microsoft . ASP.NET adalah murni server-side teknologi. Hal ini dibangun pada common language runtime yang dapat digunakan pada server Windows untuk meng-host situs web ASP.NET.
Teknologi ASP.NET ini sudah banyak digunakan oleh developer-developer terkenal. Salah satu situs yang menggunakan ASP.NET adalah amazon.com dan juga ebay.com. Dengan adanya ASP.NET, tampilan dari web tersebut menjadi luar biasa.
Keuntungan memakai ASP.NET adalah sebagai berikut:
1.      ASP.NET secara drastis mengurangi jumlah code yang dibutuhkan untuk membangun aplikasi besar
2.      Dengan built-in Windows authentication membuat aplikasi Anda jauh lebih aman.
3.      Menggunakan ASP.NET dipastikan lebih memiliki kinerja yang lebih baik.
4.      ASP.NET menyediakan kemudahan bagi penggunanya, seperti contohnya mengirim formulir sederhana, authentikasi dari client untuk deployment dan juga konfigurasi website.
5.      ASP.NET framework dilengkapi dengan peralatan yang kaya dan terintegrasi dengan Visual Studio. WYSIWYG editing, drag-and-drop server controls dan juga deployment secara otomatis adalah beberapa keunggulan dari fitur ASP.NET
6.      Karena Source code dan HTML digabung menjadikan ASP.NET lebih mudah dimaintain dan diedit. Ini membuat ASP.NET menjadi lebih flexible dan powerfull.
7.      ASP.NET memudahkan dalam proses deployment. Tidak perlu meregister component.
8.      Web server memonitor pages, applikasi, dan komponen secara otomatis. Jika ada hal yang mencurigakan, maka ASP.NET akan secara otomatis mendetectnya.
9.      Lebih mudah bekerja dengan ADO.NET dengan menggunakan data binding dan feature page formatting yang membuat aplikasi dapat berjalan dengan cepat tanpa adanya masalah performa.


PHP (Hypertext Preprocessor)
Apa Pengertian PHP?
PHP (Hypertext Preprocessor) merupakan sebuah bahasa pemrograman berbasis script server-side yang dikembangkan untuk pembuatan web. Selain untuk pengembangan web, PHP juga dimanfaatkan sebagai bahasa untuk pemrograman umum.
PHP disebut sebagai bahasa pemrograman server side karena ia diproses pada komputer server saja. Hal inilah yang membedakan PHP dengan bahasa pemrograman client-side seperti JavaScript.
Perkembangan PHP dalam Pemrograman Web
Dikembangkan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995, awalnya PHP adalah singkatan dari Personal Home Page. Sesuai dengan nama tersebut, pengertian PHP kala itu lebih merujuk pada penggunaannya untuk membuat website pribadi. Namun dalam perkembangannya, bahasa hypertext preprocessor ini menjelma menjadi sebuah bahasa pemrograman web yang sangat powerful dan digunakan oleh website populer sekelas WordPress, Wikipedia, Joomla, dan lainnya.
Hypertext Preprocessor merupakan kepanjangan dari PHP. Anda dapat menggunakan secara gratis bahasa pemrograman ini karena bersifat Open Source. Sebagai informasi, PHP ini dirilis dalam lisensi PHP license berbeda dengan lisensi GPL atau GNU Genearl Public License yang umumnya dipakai untuk projey Open Source. Karena kepopuleran serta kemudahannya, PHP telah menjadi bahasa pemrograman untuk web yang paling banyak digunakan.
Fungsi PHP dalam Pemrograman Web
Lalu, apa fungsi dari bahasa PHP ini? Berbicara soal membuat halaman web, bisa dibilang ini bukanlah bahasa pemrograman yang wajib dipakai. Mengapa? Karena Anda bisa saja menggunakan bahasa HTML saja untuk membuat sebuah halaman web. Namun, web yang dihasilkan HTML maupun CSS dikenal statis dan bersifat tetap. Oleh karena itu digunakan juga bahasa PHP.
Untuk pembuatan web, kode PHP umumnya disisipkan pada dokumen HTML. Karena kemampuan inilah PHP juga sering disebut sebagai bahasa pemrograman script atau Scripting Language. Dalam hal ini, Dengan menggunakan PHP, Anda bisa dimudahkan dalam membuat konten di dalam sebuah halaman karena lebih efektif. Misalnya, untuk melakukan pengulangan secara lebih efektif, menginput database, dan sebagainya.
Mengapa Anda Harus Belajar Bahasa PHP?
Setelah mengetahui apa definisi dari PHP serta fungsinya, Anda juga perlu tahu mengapa belajar bahasa pemrograman yang satu ini menjadi suatu hal yang penting dan bermanfaat. Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, ada cukup banyak bahasa pemrograman yang tersedia saat ini untuk pemrograman web seperti JavaScript, Java, Python, dan Ruby. Namun, mengapa Anda harus belajar bahasa PHP?
PHP memiliki komunitas yang besar
Salah satu hal yang paling penting dalam mempelajari bahasa pemrograman baru adalah tersedianya akses komunitas yang besar. Komunitas sangatlah penting terutama untuk pemula yang baru mendalami sebuah bahasa pemrograman. Di Indonesia sendiri, PHP merupakan salah satu bahasa pemrograman yang didukung dengan komunitas terbesar dengan lebih dari 100 ribu anggota. Dengan ini, Anda tidak perlu kesulitan saat membutuhkan bantuan.
Tersedia sumber belajar yang melimpah
Bukan hanya dari komunitas saja, Anda juga memiliki banyak sumber belajar yang melimpah jika ingin mempelajari PHP. Menariknya, sumber belajar tersebut banyak yang tersedia dalam Bahasa Indonesia jadi Anda tidak perlu kesulitan dalam memahami materi yang dipelajari. Anda bisa dengan mudah mendapatkan tutorial PHP baik tertulis maupun video dalam Bahasa Indonesia.
Didesain untuk web
Saat awal dibuat oleh Lerdorf, PHP memang dikembangkan untuk keperluan web. Aplikasi PHP ini didesain pertama kali sebagai skrip untuk mengolah data formulir dari web. Jadi, jika Anda mencari tahu pengertiannya untuk mengembangkan web, Anda berada di jalan yang tepat. Selain itu, lapangan pekerjaan untuk seorang programmer web juga semakin luas. Jadi, belajar PHP memang sangat bermanfaat.
Yang Perlu Dipahami Saat Belajar Bahasa PHP
Jika Anda mulai tertarik untuk mempelajari PHP, ada baiknya Anda ketahui terlebih dahulu hal apa saja yang perlu Anda pahami hingga akhirnya bisa menguasai bahasa pemrograman yang satu ini. Sama halnya dengan bahasa pemrograman lain, Anda perlu mengetahui aturan-aturan yang digunakan dalam penggunaan PHP. Selengkapnya, Anda bisa menyimak beberapa poin penting berikut ini.
Istilah yang Sering Muncul Saat Belajar PHP
Pertama, Anda perlu memahami terlebih dahulu istilah-istilah yang sering muncul dalam pembahasan PHP. Karena penggunaannya yang umumnya mengintegrasikan sistem lain, ada beberapa istilah terkait bahasa lain yang digunakan bersamaan dengan BAHASA pemrograman ini.
Beberapa diantaranya termasuk HTML, MySQL, JavaScript. Mari kita lihat bagaimana ketiga istilah ini berhubungan dengan bahasa PHP di bawah ini.
·         HTML
Dalam hal pengembangan web, istilah HTML tentu sudah tidak asing lagi. HTML merupakan bahasa markup standar yang umum dipakai untuk menampilkan informasi di dunia internet. HTML sendiri adalah singkatan dari Hypertext Markup Language. Awalnya bahasa ini digunakan untuk memudahkan ilmuwan dalam mengakses dokumen, namun saat ini HTML semakin berkembang dan banyak dipakai sebagai pondasi pengembangan website.
·         MySQL
Istilah yang satu ini merujuk pada salah satu sistem manajemen basis data Structured Query Language atau singkatnya SQL. MySQL diketahui sebagai salah satu database pertama berbasis Open Source. Selain MySQL, ada beberapa sistem manajemen database lain yang sering digunakan dalam pengembangan sistem berbasis web.
·         JavaScript
Selanjutnya, Anda juga tidak boleh lupa dengan JavaScript. Sama halnya dengan PHP, JavaScript merupakan sebuah bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk mendesari sistem berbasis web. Bahasa ini sudah ada dan dipakai secara umum dalam waktu lebih dari 20 tahun. Sama halnya dengan HTML, JavaScript juga sering digunakan berbarengan dengan PHP dalam pembangunan sebuah web.
Cara Menginstal PHP
Setelah Anda mengetahui berbagai informasi terkait dengan PHP, tentu ada saatnya untuk menginstal program PHP tersebut di komputer Anda untuk mempraktekan apa yang telah Anda pelajari. Berbeda dari HTML yang dapat Anda jalankan secara langsung di web browser, halaman yang Anda tulis dengan bahasa PHP harus diproses terlebih dahulu dengan web server.
Untuk aplikasi web server sendiri, Anda memiliki beberapa pilihan seperti Apache, Microsoft IIS, dan Nginx. Apache bisa menjadi salah satu pilihan terbaik karena merupakan aplikasi gratis dan banyak digunakan saat ini. Namun, karena proses instalasi PHP dan Apache dilakukan secara terpisah dan memakan waktu yang lama, banyak yang menggunakan XAMPP atau WAMP untuk menginstal PHP.
Aturan Dasar Penulisan Bahasa PHP
Mempelajari bahasa pemrograman yang satu ini memang tidak berhenti dengan mengetahui pengertiannya saja. Anda juga harus mempelajari mengenai aturan dasar penulisan kode PHP jika ingin mahir menggunakan bahasa pemrograman yang sangat populer untuk pengembangan web ini.
Sama halnya dengan bahasa pemrograman lain, PHP juga mempunyai aturan penulisan. Berikut ini aturan dasar yang perlu Anda ketahui.
·         Penulisan case sensitivity
Dalam hal perbedaan penggunaan case sensitivity atau huruf besar dan kecil, PHP tidak membedakan hal tersebut untuk nama class, penamaan fungsi (function), ataupun keyword bawaan PHP seperti while dan echo. Jadi, <?php Echo “contoh”; ECHO “contoh”; ?> akan dianggap sama dalam PHP. Namun, PHP akan membedakan case sensitive untuk penamaan variabel. Jadi, $Nama dan $NAMA akan dianggap berbeda.
·         Penulisan baris perintah
Baris perintah atau statement dalam PHP merupakan kumpulan perintah yang menginstruksikan PHP untuk melakukan sesuatu. Baris perintah tersebut dapat terdiri dari satu baris singkat saja atau bisa juga sesuatu yang lebih rumit dan terdiri dari sejumlah baris seperti kode perulangan (loop). Untuk penulisan yang sederhana misalnya perintah echo untuk menampilkan text pada layar.
·         Karakter spasi dan tab
Secara umum, baik karakter tab maupun spasi diabaikan dalam eksekusi program PHP. Dalam hal ini, Anda diperbolehkan memecah suatu statement menjadi beberapa baris, maupun menyatukan sejumlah statement dalam satu baris yang panjang. Meskipun membuatnya menjadi satu baris panjang dapat menghemat tempat, namun lebih disarankan untuk membuatnya menjadi beberapa baris untuk memudahkan pembacaan kode program.
Tipe Data dalam Bahasa PHP
Setelah Anda mengetahui definisinya dan beberapa informasi di atas, Anda juga tidak boleh melewatkan materi tentang tipe data apa saja yang digunakan dalam PHP.
Di dalam bahasa pemrograman termasuk PHP, data yang diinput ke dalam konstanta atau variabel akan mempunyai tipe tertentu. Tipe-tipe tersebut menentukan bagaimana kita memproses data yang ada.
Beberapa tipe data yang tidak asing meliputi tipe data text, angka, dan decimal. Namun, selain itu ada juga tipe data lainnya seperti array dan Boolean.
Jika sebelumnya Anda sudah mempelajari bahasa pemrograman lain, mungkin Anda sudah tidak terlalu asing dengan tipe-tipe data tersebut. Misalnya untuk tipe data angka bulat biasanya disebut sebagai tipe data integer dalam PHP.
Selain tipe data integer, ada juga tipe data float yang biasanya memungkinkan adanya pecahan dalam data tersebut. Dalam PHP dikenal juga tipe data string yaitu tipe data yang terdiri dari text, kumpulan karakter, atau kalimat. Tipe data ini merupakan yang paling umum digunakan dan mempunyai banyak fitur yang disediakan.
Demikianlah beberapa informasi terkait bahasa pemrograman PHP yang perlu Anda ketahui. Mulai dari pengertian, fungsi, hingga hal-hal yang perlu dipahami di atas semoga dapat membantu Anda dalam mengenal lebih dekat.
Selain itu, masih ada banyak hal lain yang perlu Anda pelajari untuk bisa menguasai PHP sepenuhnya. Jadi, jangan berhenti dengan mempelajari saja.


JSP (Java Server Page)
JSP adalah suatu teknologi web berbasis bahasa pemrograman Java dan berjalan di Platform Java, serta merupakan bagian teknologi J2EE (Java 2 Enterprise Edition). JSP sangat sesuai dan tangguh untuk menangani presentasi di web. Sedangkan J2EE merupakan platform Java untuk pengembangan sistem aplikasi enterprise dengan dukungan API (Application Programming Inteface) yang lengkap dan portabilitas serta memberikan sarana untuk membuat suatu aplikasi yang memisahkan antara business logic (sistem), presentasi dan data. JSP merupakan bagian dari J2EE dan khususnya merupakan komponen web dari aplikasi J2EE secara keseluruhan. JSP juga memerlukan JVM (Java Virtual Machine) supaya dapat berjalan, yang berarti juga mengisyaratkan keharusan menginstal Java Virtual Machine diserver, dimana JSP akan dijalankan. Selain JVM, JSP juga memerlukan server yang disebut dengan Web Container. Teknologi JSP menyediakan cara yang lebih mudah dan cepat untuk membuat halaman-halaman web yang menampilkan isi secara dinamik. Teknologi JSP di desain untuk membuat lebih mudah dan cepat dalam membuat aplikasi berbasis web yang bekerja dengan berbagai macam web serverapplication serverbrowser dan development toolJava Server Pages (JSP) adalah bahasa scripting untuk web programming yang bersifat server side seperti halnya PHP dan ASP. JSP dapat berupa gabungan antara baris HTML dan fungsi-fungsi dari JSP itu sendiri. Berbeda dengan Servlet yang harus dikompilasi oleh USER menjadi class sebelum dijalankan, JSP tidak perlu dikompilasi oleh USER tapi SERVER yang akan melakukan tugas tersebut. Makanya pada saat user membuat pertama kali atau melakukan modifikasi halaman dan mengeksekusinya pada web browser akan memakan sedikit waktu sebelum ditampilkan. Daur Hidup JSP sebagai gambaran bagaimana JSP melalui masa hidupnya bisa dilihat pada gambar berikut:
Untitled1 - Copy
Gambar 2. 1 Daur Hidup JSP
Seperti tipe aplikasi java lainnya (Servlet, Applet, Midlet dll), JSP juga bertipe strong type artinya penggunaan variable pada halaman tersebut harus dideklarasikan terlebih dahulu. Misalnya pada sintaks pengulangan berikut :
for (int i=1; i<13; i++)
{
// statement
}
Seperti halnya skrip-skrip server side yang lain, JSP pun memerlukan Web server. Skrip ASP memerlukan IIS sebagai web server, PHP memerlukan IIS atau Apache, sedangkan JSP bisa menggunakan Apache Tomcat sebagai salah satu web server yang mendukungnya agar bisa menjalankan file-file JSP yang berbasis Java, diperlukan web server yang mampu memproses Java, atau minimal JSP engine yang dapat terintegrasi dengan web server. Web Container Menurut spesifikasi J2EE, dikenal EJB ContainerWeb Container dan Application ServerWeb Container adalah services yang dijalankan oleh suatu Java Application Server hususnya untuk services yang compliance/kompatibel dengan Servlet dan JSP. Selain menjadi services oleh Java Application ServerWeb Container dapat berdiri sendiri. Contoh Web Container adalah Tomcat, ServletExec, Resin, Jrun, Blazix. Web Container juga dapat bekerja sama dengan web server, misalnya Tomcat dengan Apache, Jrun dengan IIS. Web Server adalah software untuk server yang menangani request melalui protokol HTTP yang digunakan oleh situs-situs web saat ini dalam menangani request file statik HTML, sepeti Apache dan Microsoft IIS. Web server sekarang sering “dibungkus” oleh Java Application Server sebagai HTTP Server. Java Application Server adalah Server yang terdiri atas HTTP Server (Web Server), EJB Container maupun Web Container. Contoh Java Application Server: Sun J2EE RI 1.2/1.3, Borland AppServer 4.5/Enterprise Server 5.0, Oracle9i Application Server dan lainnya, dikutip dalam  (Dakir, Satriyanto, & Yuwono, 2010).



No comments:

Post a Comment